Ada Hipnosis Pasti Ada Building Rapport

Ini adalah artikel kedua saya yang bersifat copy paste dari website lain, apapu selama bermanfaat akan saya posting di sini :)

Banyak praktisi yang bertanya kepada saya tentang bagaimana membuat subjek masuk ke dalam kondisi hipnosis. Ada yang bertanya Induksi Cepat seperti apa yang dibutuhkan agar dalam hitungan detik seseorang langsung bisa masuk ke kondisi alpha atau theta..

Pertanyaan tersebut juga banyak ditanyakan pada saat saya memberikan training dan talkshow.

Sebelum saya menjelaskan lebih jauh tentang ratusan teknik-teknik induksi yang dapat memindahkan kesadaran klien ke level alpha atau theta.. maka sebaiknya kita kembali kepada mekanisme pikiran alamiah manusia alias kembali kepada alamnya hipnosis yang sesungguhnya.

Untuk lebih jelasnya, saya akan memberikan contoh-contoh realitas berikut ini :
  • Pernahkah Anda ingin membeli sebuah barang, dan tiba-tiba anda ingin membelinya, dikarenakan seorang penjual memberikan sebuah kenyamanan kepada Anda
  • Pernahkah Anda tiba-tiba ingin bangun pagi dan mempersiapkan diri untuk pergi menemui seseorang yang anda cintai
  • Pernahkah Anda mau mengikuti saran seorang teman baik Anda, tentang solusi terhadap kehidupan Anda
  • Pernahkah Anda mengerjakan tugas-tugas sekolah dari guru Anda, tanpa ada sebuah paksaan sedikitpun
  • dll.
Beberapa contoh diatas sebenarnya sebuah fenomena hipnosis,  yang memang telah kita lakukan sehari-hari. Dan kunci dari hipnosis sebenarnya bukan pada teknik induksinya, atau teknik deepeningnya, dll.. namun  pada  “First Impressionnya” atau “kesan pertama” yang seringkali disebut dengan ”Building Rapport” alias ”membangun kedekatan”

Seorang hipnosis panggung, sebelumnya juga harus melakukan Building Rapport terlebih dahulu sebelum melakukan berbagai teknik hipnosis panggung lainnya. Begitu pula dalam proses “hipnoterapi“ maupun “hipnosis dalam pengajaran”.

Building Rapport bertujuan untuk :
  • Memberikan keyakinan kepada pikiran bawah sadar subjek
  • Memberikan ketenangan dan kenyamanan pikiran bawah sadar subjek
  • Memberikan penegasan kepada pikiran bawah sadar subjek
  • Menjalin sebuah hubungan persaudaraan, pertemanan dan perkawanan
  • Memberikan keyakinan kepada pikiran bawah sadar subjek
Oleh karena itu, kunci dari hipnosis adalah membangun kedekatan dengan subjek, klien atau calon korbannya (bagi penjahat hipnosis)

Sumber

Nur Rohmat

Post a Comment

Instagram