You Are The Apple of My Eye


You Are The Apple of My Eye plotnya lumayan menarik, meski ada beberapa scene yang konyol, sedih, gembira dan gila. Intinya adalah tentang cerita persahabatan dan cinta dari masa-masa sekolah, kuliah, sampai ke masa dewasa (menikah). Masing-masing karakter memiliki cita-cita dan impian, dan pada akhirnya di akhir cerita mereka meraih impian mereka, walau ada sebagian yang belum berhasil namun mendapatkan ganti yang lebih baik.



Pada awalnya Ko Ching-teng (cowok) dan Shen Chia-yi (cewek) merupakan dua pribadi yang berbeda jauh. Walau dalam satu kelas mereka jarang berkomunikasi, si cewek super cerdas, sehari-hari hanya belajar dan selalu mendapat nilai terbaik, sedangkan si cowok super malas, paling ngga suka kalau disuruh mikir, sukanya usil dan tidur di kelas, dan melakukan hal-hal konyol.


Titik baliknya terjadi saat pelajaran Bahasa Inggris (yang di-handle oleh guru killer), Shen Chia-yi ternyata lupa tidak membawa buku materi. Guru memerintahkan agar murid yang tidak membawa buku supaya segera berdiri, Shen Chia-yi yang dikenal sebagai murid yang disiplin akhirnya merasa kebingungan, namun Ko Ching-teng melihatnya, akhirnya sebelum Shen Chia-yi berdiri Ko Ching-teng memberikan bukunya kepada Shen Chia-yi dan kemudian menggantikannya untuk berdiri di depan kelas untuk mendapatkan hukuman. Sejak saat itu Shen Chia-yi berusaha membimbing dan memotivasi Ko Ching-teng agar bisa mendapat nilai yang bagus.




Lama-lama mereka semakin dekat, apalagi setelah nilai Ko Ching-teng mulai berangsur-angsur naik. Shen Chia-yi yang ketika itu adalah cewek yang paling disukai di kelas, justru malah mulai jatuh hati kepada Ko Ching-teng. :)
Mereka berdua berlomba-lomba, siapa yang nilainya lebih baik, maka harus mengikuti keinginan pemenangnya. Kesepakatannya adalah, jika Ko Ching-teng kalah, maka rambutnya bersedia diapakan saja, jika Shen Chia-yi kalah, maka rambut panjangnya harus dikucir selama 1 bulan.


Pada akhirnya Shen Chia-yi lah yang menang, akhirnya Ko Ching-teng mencukur gundul rambutnya, namun keesokan harinya Ko Ching-teng kaget, karen Shen Chia-yi juga mengkucir rambutnya, bahkan Shen Chia-yi berkeinginan akan mengkucir rambutnya sampai kuliah :)



Ini momen saat mereka dihukum oleh guru karena berusaha melakukan pembelaan kepada salah satu teman kelas mereka yang dituduh mencuri di kelas, Shen Chia-yi menangis karena sebelumnya dia belum pernah sekalipun dihukum di sekolah (siswi teladan gitu), dan hukuman ini rasanya menjatuhkan martabatnya :D Namun Ko Ching-teng dan teman-teman yang lain berusaha menghiburnya. :)



Momen perpisahan mereka sebelum masuk ke perguruan tinggi. :)



Mau tahu ending-nya bagaimana?:D Silahkan tonton sendiri ya.

Nur Rohmat

Post a Comment

Instagram