Mulai Jatuh Cintrong Sama Kereta Api

Seumur-umur ini adalah ketiga kalinya saya naik kereta api. Dua yang sebelumnya saya rasakan pada saat zaman kelam dunia perkereta-apian di negeri ini. Sejak saat itu saya menghukumi bahwa kereta api adalah transportasi paling tidak produktif dengan pelayanan agresif. Agresif karena bisa membuat penumpangnya emosi, berebut kursi, ngga peduli putra maupun putri, ngga peduli hidup ataupun mati, hehe...Tapi...

Zaman super ndeso nan kelam dunia KAI

Giliran yang ketiga kali naik kereta, statement di atas runtuh karena sekarang saya merasakan pelayanannya mulai lebih nyaman. Kelas ekonomi rasanya bagai transportasi pribadi, ya meski masih saja goyang sana-sini, namun sudah mengalami kemajuan yang cukup berarti. Seperti ini ni transportasi harapan dari kami. Transportasi harapan negeri ini.

Kemajuan ini perlu dicontoh oleh armada yang lainnya, baik laut, darat maupun udara, jadi jangan hanya bersikukuh mencari keuntungan semata, tanpa menyadari betul bahwa pelayanan adalah tiada duanya. Dengan demikian rakyat akan merasa senang, masyarakat puas, karena dengan pelayanan yang jauh dari kata was-was.

Bisa dikatakan, saya mulai jatuh cinta dengan kereta api, mungkin perjalanan berikutnya saya akan menjadikan kereta api sebagai transportasi utama. Ketepatan waktu, tersedianya toilet, adanya colokan listrik (ini yang paling penting), kemudian kalau lapar bisa langsung order dan ngga perlu menunggu terlalu lama, dan yang paling penting lainnya, kita ngga akan kena macet. Hahaha

Masih ngga percaya? Mungkin perlu Anda coba sendiri lain waktu, selamat menempuh hidup baru, hehehe..

Nur Rohmat

Post a Comment

Instagram